Selasa, 16 Oktober 2018

Dimensi Kopi




Seperti Filosofi Kopi, Quote Dee Lestari.
Beberapa kutikan prosa yang menyejukkan hati

Kita tidak bisa menyamakan kopi dengan air tebu. Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.
Seindah apa pun huruf terukir, dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda? Dapatkan ia dimengerti jika tak ada spasi? Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak? Dan saling menyayang bila ada ruang?
Walau tak ada yang sempurna, hidup ini indah begini adanya.
Hidup akan mengikis apa saja yang memilih diam, memaksa kita untuk mengikuti arus agungnya yang jujur tetapi penuh rahasia. Kamu, tidak terkecuali.
Cuaca demi cuaca melalui kami, dan kebenaran akan semakin dipojokkan. Sampai akhirnya nanti, badai meletus dan menyisakan kejujuran yang bersinar. Entah menghangatkan, atau menghanguskan.
Karya adalah anak jiwa, dan ia sepatutnya hidup di alam ternuka
Larilah dalam kebebasan kawanan kuda liar. Hanya dengan begitu, kita mampu memperbudak waktu. Melambungkan mutu dalam hidup yang cuma satu
Satu demi satu mimpi tersusun rapi, berlandaskan fondasi mantap, terekatkan semen yang kuat.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tinggal kan pesan/komentar dengan bahasa yang baik dan benar gak ada unsur SARA atopun yg jelek2.. oke ^^