Sabtu, 12 Januari 2019

Menolak Untuk Menyerah

11:30:00 PM 0 Comments

Postingan Pertama di awal Tahun 2019
Menjemput Rejeki di 2019







Akan ada rintangan di setiap langkah
Akan ada harapan di setiap langkah
Akan ada pengalaman baru di setiap langkah







Sesuatu yang sangat ingin aku ceritakan sejak dulu. Kisah yang akan aku kenang sepanjang masa. Begini ceritanya. Aku seorang pelajar SMA, yang sebentar lagi akan menjadi mahasiswa. Semoga saja. Dimana setiap ingin mencapai tujuan itu perlu proses dan perjuangan. Di mulai dari sini lah, awal perjuangan hidupku. Banjarbaru Kota Idaman, disinilah aku tinggal.
Di kelas, aku bukan siswi yang berprestasi. Tidak pernah dapat juara, kelebihan yang menonjol dari diriku selama SMA adalah selalu datang mempet waktu. Nilai ku tidak juga bagus tidak juga jelek. Namun dikelas, aku bisa masuk dalam sepuluh besar. Hebat bukan. Entah objek penilaian apa yang diberikan oleh guruku. Mungkin juga belas kasihan.
Aku hanya ingin menjadi seorang penulis. Sudah itu saja. Aku suka bermain-main dengan komputer. Keingintahuanku, tentang komputer juga sangat besar. Bermula dari ketidaktahuan, kebimbangan, dan desakan. Ketidaktahuan aku mengenai fakultas yang akan dipilih di Universitas ternama membuatku bimbang untuk menentukan pilihan. Keinginan terbesar aku berkuliah di jurusan sastra apa pun itu, pokok nya yang berbau sastra dan seni. Sudah, itu saja keinginanku.
Hari dimana menuju seorang mahasiswi dimulai, masih status pelajar SMA. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Mulai dari pendaftaran, tes, serta hasil penilaian. Dimulai dari jalur PMDK dimana sekarang lebih dikenal dengan SNMPTN Seleski Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri, jalur seleksi penerimaan mahasiswa untuk memasuki perguruan tinggi negeri. Senang bisa terpilih melalui jalur snmptn. Daftar universitas-universitas diberbagai kota sudah ditangan. Pasalnya, aku bingung mau jurusan apa yang akan dipilih. Keinginan terbesar aku adalah jurusan sastra. Orang tua menginginkan di jurusan akuntansi. Tidak ada pilihan lain, selain mengikuti keinginan orang tua, siapa yang akan membiayai kuliah.
Baiklah, jurusan akuntansi yang akan dipilih. Tapi, universitas apa yang akan dipilih. Mau kuliah di luar kota menyebrang lautan ke pulau jawa, orang tua tidak mengijinkan. Dengan alasan karena anak perempuan satu-satunya. Kalau pun tetap bersikeras, tetap saja tidak punya kekuatan. Sumber dana nya kan dari orang tua. Pasrah adalah paling tepat. Karena tidak mungkin untuk membantah, kalau membantah pasti tidak akan jadi kuliahnya.
Jarak tempuh kurang lebih satu jam dari rumahku. Pilihan ku adalah Universitas yang sangat terkenal di Provinsi aku. Bertepat di kota Seribu Sungai. Aku mengambil dua jurusan, dengan dalih jika satu tidak lolos pilihan kedua lah sang penyelamat. Pilihan pertama aku pilih Fakultas Ekonomi dan pilihan kedua Fakultas Hukum.Bangga kan ya, bisa ikutan jalur snmptn saat itu. Pasalnya, tidak semua angkatan di sekolah mengikutinya. Setiap satu kelas, hanya sepuluh orang saja yang diikutkan.
Dengan berbesar hati, aku pun minta dibelikan baju kemeja terbaru. Terbaru yang belum pernah aku punya didalam lemari baju, karena kebanyakan kaos semua. Kalau pun punya kemeja, yang warnanya sudah mulai memudar menurut aku. Biru langit, kemeja polos pertama yang aku punya. Semoga menjadi keberuntungan.
Hari yang ditunggu pun tiba, aku berangkat menuju kampus diantar dengan mama. Maunya berangkat sama si dia, berhubung tidak diijinkan terpaksa mau saja dianter sama mama. Dari pada tidak jadi tes. Terlambat dan selalu, tidak pernah tepat waktu. Berangkat ke sekolah terlambat, bimbingan belajar juga terlambat. Semua nya serba terlambat. Hari ujian snmptn pun mau ikutan terlambat. Hampir saja, untung si dia hari kemarin sudah mencari ruangan. Jadinya, aku tinggal menuju keruangan saja. Alhamdulillah keberuntungan.
Lumayan susah soal nya dan banyak sekali, sampai leher terasa kaku. Untung lah waktu cepat berakhir. Sebulan kemudian, hari dinanti tiba. Pengumumannya bersifat terbuka, media cetak. Pagi sekali dengan penuh semangat aku mencari loper koran. Sesampainya dirumah, tak sabar untuk segera membukanya. Baris demi baris aku baca dengan seksama. Nihil. Nama ku tidak ada satu pun disana.
Tidak putus asa, selanjutnya aku mengikuti Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru atau SPMB. Siapapun bisa mendaftar, dan siapapun bisa diterima. Berbekal keinginan orang tua lagi yang menginginkan anaknya sukses. Aku pilih lah pilihan pertama Jurusan Hukum dan yang kedua Jurusan Ekonomi. Cuma diputar saja triknya kali ini. Berharap lulus dengan cara seperti ini. Kali ini pun tidak lulus juga.
Masih ada satu jalur lagi, mandiri. Keyakinanku untuk kuliah masih ada, kali ini aku akan mengambil dengan jurusan yang berbeda. Ilmu komputer. Pikirku, ini adalah jalan terakhir untuk berkuliah di negeri. Dewi fortuna sepertinya tidak berpihak denganku. Tidak lolos, gagal kali ini memunculkan rasa tidak percaya diriku. Aku tidak bisa bersaing, aku payah.
Pasrah dan menyerahkan segala sesuatunya kepada Allah. Suatu hari, saudara sepupuku memberitahu untuk mendaftar di Politeknik Negeri Banjarmasin. Tidak ada keinginan kuat untuk lolos kali ini. Karena terbukti tiga kali seleksi dan gagal. Aku tetap mengikuti proses pendaftarannya, hingga tiba ujian seleksi. Untuk mengikuti tes seleksinya peserta harus menggunakan kemeja putih dan bawahan hitam bukan jeans. Dibenakku, tidak mungkin aku meminta uang untuk membelinya. Sedangkan aku sudah lumayan mengeluarkan biaya untuk kesana kemari.
Beruntung, tante ku seorang guru. Badannya pun tidak jauh beda dengan ku. Ku pinjam lah baju nya, dengan kebesaran. Ah, tidak apa –apa pikirku. Tidak ada yang mengenali aku saat ini. Tidak ada terbesit kelulusan dibenakku kali ini. Ku pasrahkan kepada Allah, dimana aku akan kuliah. Hari pengumumanan pun tiba, sepertinya tidak akan lolos lagi pikirku. Hari itu, aku berdiam diri dirumah saja. Siangnya, sepupuku datang kerumah. Memberitahukan aku lulus di jurusan Akuntansi. Tidak percaya, aku pun bergegas berangkat bersama sepupuku itu. Benar. Aku lulus.  Aku diterima di salah satu kampus negeri  dengan Jurusan Akuntansi. Tidak terlalu suka dengan akuntansi, beruntung di semester dua bisa memilih jurusan lagi, akuntansi konvensional atau computer akuntansi. Alhamdullillah, menjadi almameter komputerisasi akuntansi.
Tidak semua yang diinginkan bisa langsung terwujud, semua perlu proses, perlu waktu untuk meraihnya. Jika semudah itu terwujudnya, tidak akan ada usaha untuk meraihnya. Tidak ada usaha yang tidak membuahkan hasil, terlebih jika kita terus memintanya kepada yang Kuasa.


Terimakasih gamasfoundation






Minggu, 04 November 2018

Di Suatu Masa

8:00:00 AM 0 Comments






Di Suatu Masa
Keputusan itu benar ternyata salah, namun tidak juga salah
Di Kesempatan Kedua
Keputusan itu benar ternyata salah, namun tidak juga salah
Tidak ada kesalahan pada kesempatan.
Namun kesempatan belajar dalam hidup.
Pelajaran disuatu masa yang mahal
Tidak akan menampik pada kesempatan kedua,
Pasti akan benar dan tidak juga salah
Belajar pada suatu masa yang mahal

-suzanndita-

Selasa, 16 Oktober 2018

Di Perjalanan Ini, Travel In Love

11:37:00 PM 0 Comments


Sukak banget kutipan nya inih,
Buku By Diego Christian "Travel In Love"


Di peron stasiun,
Aku berdiri dengan carrier 85 liter di sisi. Sebentar lagi rangkaian Argo Parahyangan akan membawaku mengawali perjalanan 30 hari: Jawa, Bali, dan Lombok.

Di atas bukit bintang,
Aku ditemani seorang sahabat yang masih berduka atas kekasihnya. Seperti aku yang belum merelakan si Pecinta Gunung, laki-laki si pemilik senyum teduh.

Di atas kapal yang berayun,
Aku harus kuat menghadapi hadirnya si Orang Asing. Juga ketika banyak rahasia yang terungkap atau kata-kata yang dulu tak terucap.

Di pantai yang indah,
Aku duduk menatap laut, sejauh ini aku tak tahu cinta macam apa yang kutemui di perjalanan ini. Karena perjalanan ini terlalu panjang untuk dilalui sendiri.

Di perjalanan ini,
Aku ingin kamu menemaniku…




 

Dimensi Kopi

10:46:00 PM 0 Comments



Seperti Filosofi Kopi, Quote Dee Lestari.
Beberapa kutikan prosa yang menyejukkan hati

Kita tidak bisa menyamakan kopi dengan air tebu. Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.
Seindah apa pun huruf terukir, dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda? Dapatkan ia dimengerti jika tak ada spasi? Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak? Dan saling menyayang bila ada ruang?
Walau tak ada yang sempurna, hidup ini indah begini adanya.
Hidup akan mengikis apa saja yang memilih diam, memaksa kita untuk mengikuti arus agungnya yang jujur tetapi penuh rahasia. Kamu, tidak terkecuali.
Cuaca demi cuaca melalui kami, dan kebenaran akan semakin dipojokkan. Sampai akhirnya nanti, badai meletus dan menyisakan kejujuran yang bersinar. Entah menghangatkan, atau menghanguskan.
Karya adalah anak jiwa, dan ia sepatutnya hidup di alam ternuka
Larilah dalam kebebasan kawanan kuda liar. Hanya dengan begitu, kita mampu memperbudak waktu. Melambungkan mutu dalam hidup yang cuma satu
Satu demi satu mimpi tersusun rapi, berlandaskan fondasi mantap, terekatkan semen yang kuat.









Minggu, 20 Mei 2018

Orchidaeae

5:40:00 PM 0 Comments
Pagi orchid  ..
Pagi yang sejuk, di hari ketiga bulan ramadhan. Kau terlihat sehat dan segar yaa. Embun pagi membuat mu terlihat menyejukkan.

Aku ingin berbagi cerita tidur. Namun, aku hanya ingin berbagi untuk melegakan pikiran ku.
Entah lah seperti apa mimpi itu.
Benar atau tidak. Namun, terasa nyata.

Aku tidak tau, jikalau mimpi itu akan menjadi kenyataan atau kah sebagai bagian dari tidur panjang ku. Aku berharap hanya sebagai cerita tidur ku yang lelah.
Namun, jikalau itu nyata. Setidak nya aku tidak terjatuh. Dan kuat.
Dan pada saat itu aku mempunyai semua nya.
Itu saja.


Entahlah.

Hai orcid, kau terlihat segar..

_Banjarbaru Mei 2018_
_Third Day Ramadhan_




Selasa, 08 Mei 2018

Hai Lilin

10:26:00 PM 0 Comments

Hai Lilin πŸ•―
Apa kabar mu malam ini
Sudah terlalu lama tidak bersua, akhirnya di penghujung malam ini bertemu kembali
Hai Lilin πŸ•―
Apakah kamu lilin harapan
Dengan meniupmu, harapan akan terwujud
Hai Lilin πŸ•―
Terima kasih pijar mu telah menerangi malam ini

Banjarbaru, Mei 2018

Jumat, 10 April 2015

Cara Memindahkan Postingan Wordpress ke Blogspot

8:42:00 PM 2 Comments


Bosen dengan wordpress dan pengen hijrah ke blogspot, namun sayang dengan semua postingan yang ada. Postingan yang udah bertahun-tahun, tiba-tiba harus ditinggalkan demi keinginan mencoba yang baru. Yapz, gak perlu takut mau pindah sana sini, dengan membawa asset postingan segitu banyaknya. Gw udah nyoba cara ini, dan Alhamdulillah berhasil. Mau nyoba?? Silahkan dibaca dulu yaaa langkah-langkahnya.

Langkah - Langkah yang harus dilakukan :

  1. Login ke Wordpress (jangan luppa User Id dan Password, karna ini sangatlah penting untuk melanjutkan ke langkah selanjutnya).

  2. Kalo di tempat gw, muncul seperti gambar di bawah ini. Kemudian gw klik "Admin WP" Converter wp to bp by.suzann (1)

  3. Nah, Setelah itu Scroll Down Mouse muncul lah yang seperti gambar di bawah ini lagi. Pilih "Perkakas" Lanjut Ekspor. Karena Ekspor artinya proses transportasi barang atau komoditas dari suatu negara ke negara lain (sumber: wikipedia). Anggap saja,"dari suatu negara ke negera lain" --> "dari wordpress ke blogspot".Converter wp to bp by.suzann (2)

  4. Pilih apa yang mau di ekspor, Semua Isi (mencakup Pos/Halaman/Umpan Balik/etc). Atau mau pilih Pos/Halaman/Umpan Balik. Setelah memilih salah satu (Ex.Semua Isi), klik "Unduh Berkas Ekspor". Converter wp to bp by.suzann (3)

  5. Siapkan Lahan untuk menyimpan berkas. Terserah Mau di Desktop ataupun di Folder, yang penting ingat dimana meletakkannya. Pilih "Simpan Berkas" lalu "Oke". Converter wp to bp by.suzann (4)

  6. Kemudian Klik ini http://wordpress2blogger.appspot.com/.   Pilih "Telusuri" (Ingat-ingat,dimana menyimpan file Ekspor Wordpress tadi). Setelah menemukn file yang dimaksud, pilih "Convert" Converter wp to bp by.suzann (8)

  7. Login ke blogspot. Pastikan sudah mempunyai akun di blogspot.

  8. Setelah masuk ke dalam Dasbor Blogger, Pilih "Setelan" lalu "Lainnya" Converter wp to bp by.suzann (5)

  9. Kemudian Pilih "Impor Blog".
    Impor artinya Proses memasukkan barang atau komoditas dari negara lain ke dalam negeri (sumber : wikipedia). Converter wp to bp by.suzann (6)

  10. Setelah itu pilih "Telusuri" (ingat!! dimana tadi menyimpan file setelah di "CONVERT"). Setelah mendapatkan file convert ekspor wordpress, pastikan klik "Saya bukan robot", jika anda memang benar-benar bukan robot. Jangan luppa beri centang pada kata "Publikasikan semua pos dan laman yang telah diimpor secara otomatis" Kemudian klik "Impor Blog". Ini memerlukan waktu yang tidak begitu lama (tergantung kondisi jaringan).Converter wp to bp by.suzann (7)

Postingan yang ada di wordpress telah berpindah ke blogspot. Selamat Mencoba :)

Jangan Luppa, berikan komentarnya yaaaa jika sudah berhasil.